SELAMAT DATANG ... WELCOME ... HORAS ... MEJUAH-JUAH ... YA'AHOWU .... MEDIA ONLINE SUARA MASYARAKAT SUMUT .... MEDIA - IKLAN & PROMOSI SUMATERA UTARA ....

KELUARGA WAKIL BUPATI SAMOSIR DI DUGA KUASAI HUTAN SAMOSIR

Dengan Visi Dan Misi setiap calon Bupati adalah tujuannya untuk kepentingan masyarakat dalam mensejahterahkan masyarakat dari polemik kemiskinan yang menjadi pokok masalah dalam penyelenggaraan pemerintah yang system pemerintahan daerah yang otonom. Disini terlihat pemegang wewenang kekuasaan daerah otonom kabupaten Samosir yang bertindak semena-mena mengalihkan fungsi hutan lindung menjadi hutan produksi hanya untuk kepentingan tertentu tanpa melihat besaran dampak dari pengalihan fungsi hutan tersebut terhadap daerah-daerah pemukiman yang berada di wilayah kecamatan Sitio-tio dan kecamatan Harian.

Dimana Penguasa Kabupaten Samosir sengaja mengambil kebijakan yang dinilai hanya untuk kepentingan pribadi melalui personal lainnya menyatakan kembali kawasan hutan Sitongi-tongi menjadi hutan produksi yang sebelumnya kawasan hutan tersebut adalah hutan lindung yang berada di atas perbukitan Kecamatan Sitio-tio dan Kecamatan Harian. Dari pantauan wartawan dilapangan pada tahun lalu pengusaha yang bermarga Sagala dari kabanjahe kabupaten karo ini turut menjadi peran utama dalam mengelola hasil hutan kayu alam dari kawasan hutan lindung Sitongi-tongi dengan sejumlah armada truk loging bermerek ‘ Cinta Dame ‘ ini diduga pemiliknya masih dekat keluarga wakil Bupati yang dimana sekarang beliau menjadi calon Bupati Kabupaten Samosir Periode 2010-2015 ini juga membuat pengelolahan industri kayu atau Soumeil di perbatasan kabupaten Samosir dengan Kabupaten Dairi.

Ober Sagala Wakil Bupati Kabupaten Samosir diduga terlibat dalam perambahan hutan kawasan sitongi-tongi yang telah menghebohkan masyarakat Kabupaten Samosir hingga lintas Partai Politik dan Elemen-elemen Masyarakat yang mengadakan Aksi Demonstrasi di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Samosir yang langsung dipimpin Pastor dan saat itu Ketua Partai Demokrat Ober Sagala saat itu tidak mau menandatangani penghentian penebangan hutan sitongi-tongi sementara Ketua Partai Politik yang lainnya ikut serta menandatangani penutupan dan penghentian penebangan hutan sitongi-tongi yang berada tepatnya di daerah kawasan tangkahan air danau toba.

Dalam hal ini kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) mengkwatirkan misi dan visi Ober Sagala dimana beliau mencalon menjadi Bupati Kabupaten Samosir Periode 2010-2015 yang dimana berpotensi Sumber Daya Alam Hutan di Kabupaten Samosir akan di manfaatkan untuk kepentingan pribadi dengan kaki tangan keluarganya Ober Sagala dan selain itu beliau juga telah menghentikan usaha Industry Pemecah Batu di hulu sungai binanga aron Buhit yang hanya berlangsung beberapa bulan beroperasi serta alat-alat Pemecah Batu dan sebuah alat berat ( Beko ) dari pinggir sungai dipindahkan karena usaha Pemecah Batu tersebut diduga Ilegal dan menuai banyaknya keberatan dari masyarakat Buhit.(***)

TANGKAP DAN PENJARAKAN BUPATI TOBA SAMOSIR



KETUA KOMISI C DPRDSU, MARKUS PDAM TIRTANADI



AROGANSI BALON WAKIL BUPATI TOBASA




MEDAN - PEKANBARU - PERAWANG - BANGKINANG - KERINCI - JAMBI - DUMAI - SIBOLGA

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP