SELAMAT DATANG ... WELCOME ... HORAS ... MEJUAH-JUAH ... YA'AHOWU .... MEDIA ONLINE SUARA MASYARAKAT SUMUT .... MEDIA - IKLAN & PROMOSI SUMATERA UTARA ....

TRAFFICKING KLINIK MUTIARA


Disinyalir sebagai pelaku trafficking, pemilik Klinik Mutiara, H Boru Siahaan, enggan membrikan komentar ketika wartawan ingin mengkonfirmasi.

Bukan itu saja, H Boru Siahaan, juga tidak ingin dikonfirmasi terkait motif perbuatanya, yang diduga ingin menjual bayi itu dengan cara menutup pintu kliniknya.

Pantauan wartawan, rumah yang juga Klinik Mutiara masih tertutup rapat. Begitu juga dengan pemilik rumah tersebut tidak ada satupun yang terlihat.

Sebelumnya, sepasang suami istri (pasutri), Khairudin Tanjung dan Lina warga Pasar V Tembung, yang baru saja dikaruniai anak pertama, nyaris menjadi korban penjualan anak oleh sebuah klinik bersalin.

Peristiwa itu berawal saat Lina melahirkan bayi laki-lakinya di klinik Martini milik H Boru Siahaan, (7/5) lalu. Namun setelah bayi laki-lakinya lahir, pihak klinik berbelit-belit saat ditanya keberadaan bayi mereka.

Bukan itu saja, pemilik klinik juga sempat menyatakan nyawa bayinya tidak dapat tertolong lagi. Kemudian Lina disuruh pulang dengan becak bermotor yang disediakan klinik.

Sesampainya di rumah, Lina menceritakan kronologis kelahiran putranya kepada suami. Mendengar kabar itu, suami tidak tinggal diam dan langsung mendatangi klinik tersebut dan mengancam akan melaporkan, H Boru Siahaan, ke polisi bila tidak menyerahkan bayi itu dalam keadaan sehat.

“Setelah saya ancam lapor ke polisi, si pemilik klinik langsung menyerahkan bayi kami dalam keadaan sehat,” kata Khairuddin,(13/5) kemarin.(w)

TANGKAP DAN PENJARAKAN BUPATI TOBA SAMOSIR



KETUA KOMISI C DPRDSU, MARKUS PDAM TIRTANADI



AROGANSI BALON WAKIL BUPATI TOBASA




MEDAN - PEKANBARU - PERAWANG - BANGKINANG - KERINCI - JAMBI - DUMAI - SIBOLGA

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP