Calon wakil walikota Medan, Nelly Armayanti, mengatakan apabila pasangan calon walikota dan wakil walikota Sofyan Tan-Nelly Armayanti terpilih, mereka berjanji akan membawa perubahan kota Medan kearah modern dengan cara peningkatan kualitas dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia.
“Sesuai visi dan misi kami ingin mewujudkan kota Medan yang tertata, manusiawi, sejahtera dan modern,” ujarnya, kepada Waspada Online, sore ini.
Nelly melanjutkan, tata ruang kota Medan dalam rangka menuju sebagai kota yang tertata dengan baik dan berkelanjutan harus memperhatikan keberlangsungan dan keasrian lingkungan hidup.
“Artinya ada perencanaan tata ruang kota yang harus mengatur dan menetapkan tanpa mengabaikan nilai budaya lokal, keseimbangan antar kawasan dimana didalamnya terdapat fasilitas sosial dan umum serta mengakomodir keberpihakan kepada warga miskin kota serta disediakannya kawasan hutan kota untuk kelestarian dan keindahan kota,” ujarnya.
Sehingga dengan ini, lanjutnya, akan mendorong investor untuk menginvestasikan dananya ke kota Medan dan dengan demikian akan terciptanya lapangan pekerjaan yang besar untuk menampung para pencari kerja yang ada di kota Medan.(we)
MOBIL BOX SOFYAN TAN-NELLY CURI PERHATIAN WARGA KOTA MEDAN
Beberapa Mobil BOX yang tertutup baleho Sofyan Tan-Nelly calon Walikota-Wakil Walikota Medan no.10 bergrilya melintasi jalan jalan protokol Kota Medan,mobil yang berjalan beriringan memberi kesan tertentu bagi mata yang melihatnya.
Aktifitas Mobil BOX mengelilingi jalan jalan tersebut sudh berlangsung sejak pertengahan bulan maret,anehnya tidak ada teguran khusus dari Panwaslu kota Medan,terbukti pada rabu(31/3),mobil mobil box tersebut masih melintas diseputaran jalan Amir Hamzah Medan dengan begerilya.
Ketika pengemudi mobi box tersebut ditanya oleh wartawan media ini,Ia menyebutkan mereka diperintahkan untuk jalan jalan saja.
Sebelumnya,mobil mobil box tersebut tertangkap mata wartawan pada minggu sebelumnya melintasi jalan jalan Sudirmn,dan ketika ditanya kepada SofyanTan melalui kontak personnya pihaknya menjawab"bagaimann pula dengan baleho yang terpampang dipinggir jalan dan yang ditempel dipohon pohan kota" balik bertanya.
Sampai saat berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari pihak KPU Medan,untuk dilanjutkan kepihak Panwaslu Medan.(***)