Anggota Komisi IX DPR Rieke Dyah “Oneng” Pitaloka menyarankan agar dibentuk satgas mafia kesehatan. Hal ini salah satunya untuk menanggapi kurangnya kampanye obat generik oleh sejumlah dokter di beberapa rumah sakit.
“Saya mengusulkan dibentuk satgas mafia kesehatan. Sebab pertanyaannya, siapa yang mengawasi mekanisme bidang kesehatan, apakah hanya irjen saja,” ujar Rieke saat dihubungi okezone, Jumat (29/1/2010).
Usul itu, lanjutnya, juga mengarah kepada pengawasan kampanye obat generik yang jarang sekali dikampanyekan dokter kepada pasiennya.
Padahal, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih menegaskan, program obat generik sudah termaktub dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Kesehatan dan ketetapannya wajib diikuti oleh seluruh dokter, terutama yang mengabdi di institusi pemerintah.
“Wajib untuk membuat resep obat generik. Hanya kalau dia (rumah sakit) tidak ada, baru boleh dilakukan persiapan yang lain (dengan resep selain generik). Jadi memang sudah ada ketentuannya dan harusnya ini diikuti. Kita juga minta apabila ada yang tidak melakukan itu supaya dilaporkan, agar kita bisa melihat apa masalahnya,” jelas Menkes.
Menanggapi hal ini, Rieke berharap agar Menkes tidak hanya mengeluarkan peraturan tetapi bertanggung jawab terhadap implementasi aturan tersebut.
Menurutnya, lembaga kesehatan harus dibangun sebagai orientasi pelayanan publik dan bukan bisnis. “Apalagi sekarang RSUD tidak wajib memasukkan (dana) ke kas daerah,” tandas dia.(ok)